Rabu, 12 Oktober 2016

Mencabut Bukan Membunuh, Menepikan bukan Mengubur

Hey gengs..
Lagi patah hati?
Baru putus cinta?

Apa yang kalian rasakan saat putus cinta? pasti rasa tidak terima, sedih, kecewa, ngejleb dalem, atau malah biasa aja. Tergantung pengalaman kalian patah hati ya pastinya. Buat kalian yang sudah malang melintang di dunia perpatah hatian.. Pastinya kalian bisa lebih menerima kenyataan, atau malah jadi frustasi atau trauma. Nah lho.. Kalo emak sendiri gimana hayo????

Patah hati saat baru putus itu biasa. Kita akan merasakan sedih karena kita terbiasa untuk saling berkomunikasi, sharing, tertawa, pergi bareng, makan bareng, kentut bareng.. oops..
Saat putus, sebagian dari kita masih berkomunikasi baik walaupun tidak se-intens saat berpacaran dan sebagian lagi bahkan tidak berkomunikasi sama sekali, semua account socmed di block. Hayoo kalian termasuk yang mana?

Kalau emak sendiri, lebih memilih masih berkomunikasi baik. Kenapa? kok bisa?
Memang perlu ketahanan dan kekuatan ekstra untuk masih berkomunikasi dengan mantan apalagi kalau putusnya menyakitkan. Perlu waktu untuk kita memaafkan dan merelakan apa yang terjadi. Memaafkan mereka yang menyakiti kita, memaafkan diri kita sendiri dan merelakan jika mereka harus pergi dari kehidupan kita.

Mencabut bukan membunuh.
Perasaan itu seperti pohon menurut emak, ada akar yang membuatnya tumbuh. Jika kita inginn melupakan, kita harus mencabutnya pelan sampai ke akar. Pelan - pelan jangan sampai ada yang tertinggal. Dengan memaafkan dan tidak menaruh dendam ataupun benci  Saat kita mencabutnya terlalu cepat dan keras mungkin saja masih ada sisa akar yang menempel. Membuat kita susah move on. Trus? kalau dibunuh gimana? Kalau dibunuh, nanti bisa gentayangan terus menghantui kalian. Saat kalian tidur, dia datang lalu tertawa seram. hihiihiiiiiiii.... mau?? ga kan... hahahhaa..

Menepikan bukan mengubur.
Perasaan itu jika dikubur bisa bangkit lagi lho. Saat tiba - tiba saja kalian teringat atau melihat sesuatu yang mengingatkan kalian tentang sang mantan. Bapeer dah bapeer...

Memang tidak mudah menepikan perasaan yang sudah ada. Apalagi jika perasaan itu tumbuh dengan perlahan, dari tiada menjadi bunga saat badai dan waktu terburuk. beuuhhhh... Biasanya yang kayak begini, walaupun sebentar pasti berkesan. Butuh waktu lebih lama untuk menepikan dan memberikan ruang untuk perasaan yang baru.

Give your heart a break 
Jangan terburu - buru mencari dan menumbuhkan perasaan yang baru. Berikan waktu hatimu untuk bernafas, walaupun lebih mudah melupakan jika ada keseruan dan petualangan baru.

Have fun 
Manjakan dirimu dengan melakukan hal - hal yang kamu sukai. Ga usah mahal sampai ke luar negeri atau luar angkasa. Kalo emak sih dikasi film horor terbaru atau mandangin pantai sambil ditemenin minuman dingin uda seneng banget. Balik lagi ke cara kalian masing - masing.

Masih banyak sih caranya menepikan perasaan..

Jangan galau lama - lama yah.. hehehe.. seperti biasa, ini hanya opini emak aja. ga usah ditanggepin serius.. cuuss..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar